![]() |
Inexpose.web.id | SELAYAR--Warga Dusun Bontorikja, Desa Tanete, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, diliputi kekhawatiran setelah seorang petani bernama Abdul Wahab dilaporkan hilang sejak beberapa hari lalu. Kabar ini mencuat setelah keluarga menyadari bahwa Abdul Wahab tidak pernah tiba di tujuan kunjungannya ke rumah kerabat di Dusun Unjuruiya.
Peristiwa ini bermula pada Minggu, 25 Januari 2026, saat Abdul Wahab berpamitan kepada anaknya, St. Hawang, untuk berkunjung ke rumah keluarga dengan berjalan kaki. Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung kembali, dan pihak keluarga memastikan bahwa korban tidak pernah sampai di tempat yang dituju.
Pada Senin, 26 Januari 2026, keluarga bersama masyarakat setempat langsung bergerak melakukan pencarian mandiri di sekitar wilayah desa dan jalur kebun yang biasa dilalui korban. Upaya ini belum membuahkan hasil, sehingga pada Selasa malam, 27 Januari 2026, keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas Pos Kepulauan Selayar untuk mendapatkan bantuan resmi.
Sejak Rabu hingga Jumat, 28 sampai 30 Januari 2026, Tim Basarnas bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat melaksanakan pencarian intensif di wilayah Desa Tanete dan sekitarnya. Tim menyisir jalur kebun, area perkebunan, serta lokasi-lokasi yang diduga menjadi lintasan korban. Hingga sore hari, korban belum ditemukan, sehingga tim menghentikan sementara pencarian untuk menyusun langkah lanjutan yang lebih terarah.
Babinsa Desa Tanete, Praka Abd Rahman, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk melanjutkan pencarian. “Kami bersama Basarnas, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat tetap berkomitmen melanjutkan upaya pencarian sampai korban ditemukan,” tegasnya. Pihak aparat juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban, demi mempercepat proses pencarian dan memastikan keselamatan yang bersangkutan.




