![]() |
Inexpose.web.id | SELAYAR--Babinsa Desa Bonerate, Koptu Muliadi, menunjukkan komitmennya dalam mengawal program strategis desa dengan menghadiri langsung kegiatan monitoring penggunaan dana ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa sebesar 20 persen. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BPD Desa Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Senin (16/02/2026) pukul 09.00 Wita.
Kehadiran Babinsa dalam forum tersebut mempertegas peran aktif TNI AD melalui aparat teritorial dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa. Pemerintah Desa Bonerate telah menyertakan dana ketahanan pangan tahun anggaran 2025 sebagai modal ke BUMDes Karya Mandiri Bonerate untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Babinsa memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan memberi manfaat nyata bagi warga.
Dalam forum monitoring itu, Koptu Muliadi menyampaikan pesan tegas kepada seluruh unsur desa. “Saya mengajak seluruh perangkat desa, pengurus BUMDes, dan elemen masyarakat untuk mengelola dana ini dengan penuh tanggung jawab. Dana ketahanan pangan harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi desa,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam setiap tahapan pengelolaan anggaran. “Transparansi menjadi kunci utama. Jika kita terbuka dan kompak, masyarakat akan percaya dan program ini akan berjalan sukses. Mari kita jaga amanah ini bersama,” tambahnya dengan penuh semangat.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Bonerate Muh. Arsyad M, Ketua BPD Muh. Irham beserta anggota, pengurus BUMDes Karya Mandiri yang diketuai Arif Budiman, para kepala dusun, ketua RT, Ketua TP PKK, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan. Diskusi berlangsung aktif dan penuh partisipasi, menunjukkan keseriusan semua pihak dalam mengawal dana desa.
Monitoring berakhir pada pukul 11.30 Wita dalam suasana aman dan kondusif. Melalui pengawalan langsung dari Babinsa, Desa Bonerate memperlihatkan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan BUMDes yang profesional dan bertanggung jawab.



