Inexpose.web.id | SELAYAR--Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus balik Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026, Komandan Kodim (Dandim) 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., melaksanakan pemantauan langsung di Pelabuhan Penyeberangan Pammatata, Desa Pammatata, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (28/3/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.40 WITA tersebut dilakukan bersama para Perwira Staf guna melihat secara langsung kondisi di lapangan, khususnya aktivitas penumpang dan kendaraan pada jalur penyeberangan Pammatata–Bira.
Dalam pelaksanaannya, Dandim meninjau area pelabuhan, mengecek kesiapan personel pengamanan gabungan, serta berkoordinasi dengan petugas lapangan terkait situasi arus balik. Ia juga mengamati proses naik turun penumpang dan pengaturan kendaraan guna memastikan seluruh aktivitas berjalan tertib.
Personel yang terlibat dalam pengamanan terdiri dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Syahbandar, dan Satpol PP yang bersinergi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Berdasarkan hasil pemantauan, arus balik penumpang mengalami peningkatan dibanding hari biasa, yang didominasi masyarakat yang kembali ke daerah perantauan. Meski demikian, aktivitas di pelabuhan terpantau berjalan tertib dan lancar tanpa adanya penumpukan signifikan.
Pengaturan antrean penumpang dan kendaraan juga berjalan dengan baik, didukung sarana dan prasarana pelabuhan yang memadai serta kondisi cuaca yang cerah. Selain itu, tidak ditemukan adanya gangguan menonjol, baik dari segi keamanan maupun kecelakaan.
Dalam arahannya, Dandim menekankan kepada seluruh personel agar tetap waspada, profesional, dan mengedepankan sikap humanis dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Secara umum, situasi keamanan di wilayah pelabuhan dinilai kondusif. Kehadiran aparat gabungan dinilai efektif dalam mencegah potensi gangguan serta mendukung kelancaran arus balik.
Kegiatan pemantauan berakhir pada pukul 13.40 WITA dalam keadaan aman dan lancar.
Ke depan, diperlukan pengawasan yang lebih intensif terutama pada jam-jam padat, serta peningkatan koordinasi antarinstansi guna memastikan respons cepat terhadap dinamika di lapangan.



