![]() |
Inexpose.web.id.SELAYAR — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1415/Selayar terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam menyelesaikan pembangunan jalan tani di Kelurahan Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar. Di tengah kondisi medan berat dan cuaca yang tidak menentu, personel TNI, Polri, dan masyarakat tetap bekerja bahu-membahu demi membuka akses yang selama puluhan tahun sulit dijangkau warga.
Program pembangunan jalan tani sepanjang 3.350 meter dengan lebar 5 meter itu menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-128 yang dimulai sejak 22 April 2026. Jalan tersebut menghubungkan permukiman warga dengan kawasan perkebunan dan pertanian masyarakat. Kehadiran akses baru ini diharapkan mampu memperlancar aktivitas para petani dalam mengangkut hasil kebun serta membuka kembali lahan produktif yang sebelumnya terbengkalai akibat sulitnya akses transportasi.
Dalam pelaksanaannya, Satgas TMMD menghadapi berbagai tantangan, terutama tingginya curah hujan yang membuat kondisi jalan menjadi licin dan berlumpur. Kendaraan pengangkut material kerap kesulitan mencapai lokasi pekerjaan karena medan tanjakan yang berat. Bahkan sejumlah peralatan seperti molen pengaduk semen harus didorong dan digotong secara bersama-sama oleh personel Satgas dan warga agar dapat sampai ke titik pembangunan.
Selain pembangunan badan jalan, personel Satgas juga terus menyelesaikan drainase di beberapa titik guna mengantisipasi genangan air saat hujan turun. Material bangunan seperti pasir, batu gunung, dan semen diangkut menggunakan kendaraan jonder yang lebih mampu melintasi jalur berlumpur. Meski pekerjaan menguras tenaga dan membutuhkan strategi khusus di lapangan, semangat gotong royong antara TNI, Polri, dan masyarakat tetap terjaga dengan baik.
Wakil Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar, Kapten Inf Khaeruddin Rasyid mengatakan bahwa seluruh personel tetap berkomitmen menyelesaikan pekerjaan tepat waktu meski dihadapkan pada medan yang cukup ekstrem. Menurutnya, tantangan di lapangan tidak menyurutkan semangat personel Satgas bersama masyarakat untuk terus bekerja demi kepentingan warga.
Program TMMD ke-128 sendiri menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui pembukaan akses jalan tani tersebut, diharapkan perekonomian masyarakat dapat meningkat dan konektivitas antarwilayah menjadi lebih baik di masa mendatang.



