![]() |
| (Babinsa Labuang Pamajang Dampingi Sosialisasi BSPS, 20 Warga Disiapkan Jadi Calon Penerima Bantuan) |
Inexpose.web.id | SELAYAR -Babinsa Desa Labuang Pamajang, Koramil 1415-02/Pasimasunggu, Sertu Agussalim menghadiri kegiatan sosialisasi pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sekaligus pembentukan kelompok calon penerima bantuan di Aula Kantor Desa Labuang Pamajang, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar
Kegiatan tersebut dihadiri Kasi Pemerintahan Desa Labuang Pamajang Awal Ma'ruf, Sertu Agussalim selaku Babinsa, fasilitator BSPS Nur Wahida, S.Si., para kepala dusun, RK/RT, serta 20 orang calon penerima BSPS. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait mekanisme, persyaratan, serta bentuk bantuan yang akan diterima.
Dalam pemaparannya, fasilitator menjelaskan bahwa calon penerima BSPS harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya merupakan Warga Negara Indonesia dan telah berkeluarga, memiliki bukti kepemilikan tanah yang sah dan bersertifikat, serta mempunyai rumah sendiri dengan kondisi tidak layak huni. Kondisi rumah yang menjadi sasaran bantuan antara lain mengalami kerusakan pada bagian pondasi, kolom atau tiang, maupun atap.
Selain itu, calon penerima juga dipersyaratkan belum pernah mendapatkan bantuan bedah rumah serta masuk dalam kategori Desil 1 sampai 4. Adapun nilai bantuan BSPS sebesar Rp20 juta per penerima, dengan rincian sekitar Rp17,5 juta dalam bentuk material bangunan dan Rp2,5 juta dalam bentuk uang tunai untuk mendukung proses pembangunan atau perbaikan rumah.
Babinsa Desa Labuang Pamajang, Sertu Agussalim, mengatakan kehadirannya merupakan bagian dari upaya mendampingi masyarakat sekaligus memastikan kegiatan sosialisasi berjalan tertib dan informasi mengenai program BSPS dapat dipahami dengan baik oleh calon penerima.
"Kami berharap masyarakat yang menjadi calon penerima dapat memahami seluruh persyaratan dan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan. Bantuan ini diharapkan benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas rumah sehingga masyarakat dapat tinggal di hunian yang lebih layak dan aman," ujar Sertu Agussalim.
Kegiatan sosialisasi dan pembentukan kelompok tersebut berjalan dengan lancar dan aman.



