![]() |
Rapat tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 Wita dan menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Kecamatan Bontoharu. Pembentukan Satgas juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan unsur masyarakat.
Kepala Desa Kahu-Kahu Usman turut menghadiri kegiatan tersebut bersama Sertu Asriadi selaku Babinsa Desa Kahu-Kahu, Bhabinkamtibmas Desa Kahu-Kahu, Ketua BPD Desa Kahu-Kahu, serta para kepala dusun, RK, dan RT Desa Kahu-Kahu.
Dalam rapat tersebut, para peserta membahas pembentukan unsur Satgas sekaligus pentingnya sinergi dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Koordinasi yang baik di tingkat desa diharapkan dapat mempercepat langkah penanganan apabila terjadi kondisi darurat di wilayah.
Sertu Asriadi menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.
“Pembentukan Satgas ini penting untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur di wilayah. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, kita dapat mengambil langkah secara cepat dan terkoordinasi apabila terjadi bencana,” ujar Sertu Asriadi.
Kegiatan rapat pembentukan Satgas Penanggulangan Bencana tersebut selesai pada pukul 10.10 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib, dengan dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan.



