![]() |
| (Sholat Istisqa bukan sekadar permohonan turunnya hujan, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri dan memperkuat kedekatan kepada Allah SWT.) |
Inexpose.web.id | SELAYAR - Menghadapi kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar, sekitar 1.000 jamaah dari berbagai unsur masyarakat mengikuti Sholat Sunnah Istisqa atau sholat meminta hujan di Lapangan Pemuda, Jalan Jenderal Sudirman, Benteng, Selasa (8/9/2026) pagi.
Sholat Istisqa tersebut dipimpin Ketua MUI Kabupaten Kepulauan Selayar, Ir. H. Arfang Arif, yang bertindak sebagai imam sekaligus menyampaikan ceramah agama. Kegiatan ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT agar hujan segera turun sebagai rahmat dan keberkahan bagi masyarakat Selayar.
Turut hadir Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali, Wakil Bupati Drs. H. Muhtar, M.M., Dandim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., Sekda Kabupaten Kepulauan Selayar Drs. Andi Abdurrahman, S.E., M.Si., Wakapolres Kepulauan Selayar Kompol Kaharuddin, S.E., Ketua Pengadilan Negeri Kepulauan Selayar Harwansyah, S.H., M.H., serta unsur Forkopimda, kepala OPD, instansi vertikal, BUMN dan BUMD.
Selain itu, kegiatan juga diikuti para perwira staf dan Danramil jajaran Kodim 1415/Selayar, pejabat utama Polres Kepulauan Selayar, pegawai pemerintah, mahasiswa, pelajar hingga masyarakat umum. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kebersamaan dalam menghadapi dampak kemarau yang dirasakan masyarakat.
Dalam ceramahnya, H. Arfang Arif mengingatkan bahwa Sholat Istisqa bukan sekadar permohonan turunnya hujan, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri dan memperkuat kedekatan kepada Allah SWT. Kemarau yang berkepanjangan, menurutnya, hendaknya menjadi pengingat agar masyarakat semakin meningkatkan keimanan dan memperbanyak doa serta amal kebaikan.
“Sholat Istisqa yang kita laksanakan hari ini merupakan bentuk doa dan permohonan kita kepada Allah SWT agar menurunkan hujan sebagai rahmat dan keberkahan bagi kita semua,” ujar H. Arfang Arif dalam ceramahnya.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk menyadari dan memperbaiki berbagai kesalahan maupun dosa yang mungkin telah dilakukan, baik yang disadari maupun tidak disadari. Menurutnya, kondisi alam yang sedang menghadapi kemarau dapat menjadi bahan renungan bagi setiap umat untuk kembali mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Sementara itu, Dandim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., menyampaikan bahwa pelaksanaan Sholat Istisqa menjadi wujud kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi kemarau panjang yang berdampak pada kehidupan warga.
“Melalui Sholat Istisqa ini, kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan. Di sisi lain, kita juga harus tetap berikhtiar dengan menjaga lingkungan, menghemat penggunaan air, serta membantu masyarakat yang terdampak kemarau,” ujar Dandim.
Menurutnya, TNI bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait siap mendukung langkah-langkah penanganan dampak kemarau di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, dan saling membantu selama kondisi kemarau masih berlangsung.
Kegiatan Sholat Istisqa berakhir sekitar pukul 07.22 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, dengan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Selayar bersama masyarakat.



